20 Desember 2017
Parody Lirik Asal Kau Bajagia ~Armada band
yang...
kemarin ku melihatmu
Kau pakai punya aku...
rasa sekarang kau dingin
seperti putri salju...
Apa kurang sexy ku
hingga kau begitu
Hingga kau pakai punyaku..
Katakanlah sekarang
kau hanya berpura-pura
itu punya ibuku
boleh ngutang seminggu..
janganlah kau berbohong
nanti kau di kutuk bencong
sebelum tutup usia..
kembali padaku...
26 Agustus 2014
TIPS 5 CARA MENGUSIR NYAMUK
Berikut 5 tips cara mengusir nyamuk :
20 Juni 2014
KAMUS BAHASA BANCI
05 Juni 2014
27 Mei 2014
Sinusitis
Apakah sinusitis itu?
Sinusitis adalah peradangan yang terjadi pada rongga sinus. Sinusitis banyak ditemukan pada penderita hay fever yang mana pada penderita ini terjadi pilek menahun akibat dari alergi terhadap debu dan sari bunga. Sinusitis juga dapat disebabkan oleh bahan bahan iritan seperti bahan kimia yang terdapat pada semprotan hidung serta bahan bahan kimia lainnya yang masuk melalui hidung. Jangan dilupakan kalau sinusitis juga bisa disebabkan oleh infeksi virus atau bakteri. Tulisan kali ini lebih menitikberatkan pembahasan pada sinusitis yang disebabkan oleh infeksi.
24 April 2014
01 Mei 2009
Mengungkap Ketidakadilan Gender Kaum LGBT
By Dian T Indrawan
Dewasa ini masih banyak terjadi ketidakadilan gender di Indonesia. Tak hanya perempuan heteroseksual saja yang menjadi korban dari ketidakadilan gender ini, tetapi kaum LGBT (Lesbian, Gay, Biseksual dan Transgender) juga terkena imbasnya. Sebagai contoh yang lebih konkrit adanya garukan teman-teman transgender (waria)[1] yang sedang mangkal untuk mendapatkan rezeki di tempat-tempat tertentu dengan alasan yang tidak jelas. Pernah saya bertanya kepada salah seorang anggota aparat yang sering bertugas untuk melakukan garukan tersebut. Sebut saja dia bernama Ruslan (bukan nama sebenarnya), dia merupakan salah seorang anggota intel di POLDA Sumatra Utara. Dia mengatakan bahwa dia tidak mengetahui secara pasti apa alasan yang real untuk melakukan garukan tersebut. Hal ini menjadi dilema tersendiri bagi teman-teman waria. Selain dari itu, ketidakadilan akan profesi dari teman-teman waria namun berlaku untuk semua kalangan LGBT adalah ketidakadilan hak-hak seksual dan reproduksi. Seksualitas yang dimaksud disini memiliki makna yang luas yaitu sebuah aspek kehidupan menyeluruh meliputi konsep tentang seks (jenis kelamin), gender, orientasi seksual dan identitas gender, identitas seksual, erotism, kesenangan, keintiman dan reproduksi. Seksualitas dialami dan diekspresikan dalam pikiran, fantasi, hasrat, kepercayaan/nilai-nilai, tingkah laku, kebiasaan, peran dan hubungan[2].
Dari pendapat diatas terbentuk dua pemikiran yang berbeda dari faham yang berbeda pula. Kedua pandangan itu yang pertama adalah pandangan esensialisme yang menyatakan bahwa orientasi seksual hanya heteroseksual, identitas seksual sesuatu hal yang terberi dan sifat seksualitas seseorang hanya terdiri dari 2 jenis yaitu laki-laki (maskulin) dan perempuan bersifat feminin. Jika dilihat dari segi esensialisme inilah menyebabkan kalangan yang berada diluar mainstream ini disebut kelompok yang tidak normal. Sedangkan pendapat yang kedua adalah pandangan contructionism yang memiliki pandangan bahwa bukan hanya gender, namun juga jenis kelamin, orientasi seksual maupun identitas gender adalah hasil konstruksi sosial. Sebagai sebuah konstruksi sosial, seksualitas bersifat cair, dan merupakan suatu kontinum sehingga jenis kelamin tidak hanya terdiri dari laki-laki dan perempuan namun juga intersex dan transgender/transeksual, orientasi seksual tidak hanya heteroseksual namun juga homoseksual dan biseksual.
Terlepas dari kedua pandangan diatas terdapat juga ketidak adilan gender yang berupa stigma-stigma yang ada di masyarakat masih dianggap sebagai momok tersendiri yang kemudian menjadi sesuatu yang sensitif di lingkungan masyrakat. Padahal dibalik semua itu kaum LGBT banyak yang berprestasi.

